Pagi itu sangat dingin, aku terbangun jam setengah empat pagi dan tidak bisa tidur lagi.

Lauren bilang belum terlalu dingin jadi dia tidak menghidupkan pemanas waktu kita mau tidur, dan ternyata suhu mencapai minus tiga pagi itu, brrrr…

Jadilah aku tidak sabar menunggu pagi… Lauren akhirnya bangun, dia kemudian pergi untuk lari pagi, sedangkan aku sibuk packing dan mandi.

Kami kemudian sarapan bareng, aku dengan menuku, dia dengan menu dia, hahaha… disinilah pertama kali aku nyicipin buah persimmon, enak sekali, terima kasih Lauren!

makan siang yang telat

sarapan

Host di Gyeongju ini vegetarian, jadi malam sebelumnya dia nunjukkin ke aku makanan yang bisa kumakan.

Anyway, aku kan pengen cerita soal sepedaan ya, hahaha

Aku sewa sepeda di dekat terminal, sekalian nitipin tasku juga di pemilik sepeda. Dengan 6000 won aku bisa make sepeda seharian.

Apakah anda orang Indonesia yang sangat ingin liat daun-daun merah musim gugur sepertiku?

Itulah tujuan sepedaan kali ini, hihihi.. kemaren aku melihat bahwa di atas sana sebelum Bulguksa Temple ada parkiran yang semua daunnya sudah merah dan kuning, indah sekali, jadi itulah tujuanku..

Aku sama sekali gak tahu nama daerahnya, tapi nekat pake insting saja.. sepertinya kemaren aku liat ada danau disana, jadi setelah liat peta dan ketemu danaunya, MARI!!

Enaknya di Negara ini, ada jalan khusus untuk sepeda dan pejalan kaki, jadi kita gak perlu rebutan jalan dengan kendaraan bermotor. Menyenangkan sekali!

Aku memutuskan untuk menyusuri sungai menuju danau, dengan sepeda mini warna biru, mulailah aku meluncur… entah kenapa, bahagia sekali aku pagi itu ketika mulai mengayuh.. Sambil mendengarkan lagu aku memulai petualanganku hari itu…

Jalur sepeda dipinggir sungai ini sepi pagi itu, mungkin karena memang bukan hari libur.

 

sepi

sepi

 

Di negara ini, banyak sekali fasilitas untuk olahraga gratis seperti gambar dibawah ini, peralatannya macam-macam dan terawat. Mungkin karena bukan hari libur yang aku temui hari itu mayoritas manula.

 

nge-gym gratis di pinggir sungai

nge-gym gratis di pinggir sungai

Paling suka kalo melewati jalur yang penuh bunga seperti ini, didepan terlihat persimpangan, kupilih yang menuju ke atas, disamping jalan raya.

jalur yang menyenangkan

jalur yang menyenangkan

 

Jalanan mulai menanjak… Dari tadi bebarengan dengan rombongan kakek-kakek, ketika istirahat berhenti untuk minum dan menikmati pemandangan, mereka tanya tujuanku, dan ketika kujawab Bomun Lake, mereka sangat melarangku… Alasannya karena aku pakai sepeda mini tanpa gear dan jalanan akan semakin menanjak…

Tapi aku tidak putus asa, lokasi inilah yang pengen kutuju! Horeeeee….

 

inilah tempat yang kulihat hari sebelumnya, berhasil!

inilah tempat yang kulihat hari sebelumnya, berhasil!

 

Di Bomun ini rupanya merupakan tempat istirahat, konferensi, dan liburan.. Selain hotel, convention centre, ada yang seru ni! Gyeongju World Amusement! Dilihat dari luar mainannya seru-seru, banyak mainan yang pake air, kek pantai-pantaian dengan ombak gitu… TUTUP, mungkin karena bukan musim liburan. Sepertinya ada tanggal-tanggal tertentu buka, atau memang belum buka waktu itu, aku tidak berusaha mencari tahu, hihihi…

 

Gyeongju World Musement

Gyeongju World Amusement

 

Bomun Lake! Lucu ya angsa-angsa-annya, kek bakal hidup trus mengejar kita, hahaha…

 

Bomun Lake

Bomun Lake

 

Bomun Lake Resort ini memang enaknya didatengin ama pasangan… :p

 

cantiknya jembatan di Bomun Lake

cantiknya jembatan di Bomun Lake

 

Ngelewatin Bomun Lake, pas muterin danau mau turun ternyata ada Museum Teddy Bear disini juga… tak mampir karena sayang duitnya, hihihi…

 

Museum Teddy Bear.. ini pintu masuk ke Kafe nya

Museum Teddy Bear.. ini pintu masuk ke Kafe nya

 

Akhirnya balik ke kota, pokoknya semua jalan kulewatin jadi lihatnya macem-macem…😀

 

Rumah Cantik di The Wolseong Yangdong Village

Rumah Cantik di The Wolseong Yangdong Village

Kafe Keren!

Kafe Keren!

 

Malam sebelumnya aku jalan-jalan ama Lauren ngiterin semua Royal Tombs ini dan semua kompleknya, termasuk Anapji Pond dan Cheomseongdae Observatory. Jadi pas liat siangnya malah kurang menarik, jadi aku mengayuh sepedaku dengan cepat pas lewat komplek ini,😀

 

Royal Tombs

Royal Tombs

Cheomseongdae Observatory

Cheomseongdae Observatory

 

Kereta romantis ini parkir di dekat komplek Royal Tombs, mungkin banyak yang males jalan kaki ngider-ngider di antara makam-makam raja itu, karena memang sangat luas. Ide yang bagus, apalagi kalo rame-rame, pasti seru!

 

Kereta Romantis, :D

Kereta Romantis,😀

 

Aku memutuskan untuk masuk di komplek makam raja yang ini, sekalian jalan-jalan. Banyak sekali rombongan anak sekolah yang datang, jadi seru memperhatikan mereka. Dan pastinya mereka berusaha ngajak ngobrol denganku yang jadi ‘bule’ di Korea, :p

 

Daeneungwon Tumuli

Daeneungwon Tumuli

 

Komplek makam raja-raja ini lokasinya di ‘kota’ jadi tinggal lurus dikit udah ketemu pertokoan dengan gang-gang cantik seperti ini!

 

Gang-gang cantik

Gang-gang cantik

 

… dan lapaaaaaaaaaar!  Brenti makan di resto yang ditunjukin Lauren malam sebelumnya, gimbab sayuran dan cabe ijo goreng!

 

sarapan

 

Rasa bahagiaku hari itu tak bisa kuungkapkan dalam tulisan, sepedaan sambil nyanyi-nyanyi, menghirup udara segar, dan hari itu ternyata berakhir dengan ketemu beberapa orang Indonesia yang jadi TKI… makan lagi makan lagi, hihihi…

Buat yang penasaran rutenya, aku sudah bikin, silahkan dicermati, ternyata hampir 30 km, lumayan, pake sepeda mini lagi, hihihi….

Kapan-kapan lagi yuk!